Langsung ke konten utama

TABIR DIBALIK MENSTRUASI ATAU HAID

Makna Menstruasi atau Haid
  • Jika dilihat dari sudut bahasa, Menstruasi atau Haid ialah  turun sesuatu secara mengalir.
  • Sementara dari sudut syara’, Menstruasi atau Haid ialah darah yang keluar dari wanita kerana fitrah
Menstruasi atau haid  adalah fitrah bagi wanita. Ia keluar pada waktu-waktu yang diketahui. Darah yang keluar bukan karena sakit, luka, keguguran atau kelahiran.

Haid Tidak Keluar Ketika Hamil:

Sebab inilah Allah Ta’ala menjadikan makanan untuk janin dalam perut ibu

daripada darah (ibunya). Ia tidak memerlukan kepada makanan biasa (solid food) dan
penghadaman. (Zat makanan yang berada di dalam darah ibu) sampai ke dalam
badan janin melalui pusatnya dan lantas memasuki urat-urat sarafnya. Inilah cara
janin mendapat makanan.

Sesungguhnya janin yang berada di dalam perut ibunya tidak mungkin
mendapat makanan seperti orang yang di luar. Tidak mungkin pula bagi
seorang ibu untuk menyampaikan makanan kepada anaknya dengan cara yang
lazim.

Maha Mulia Allah sebagai sebaik-baik pencipta. Inilah hikmah darah haid.
Oleh itu apabila berlaku kehamilan, seorang wanita terputus haidnya. Amat jarang
berlaku haid ketika hamil. Demikian juga bagi ibu-ibu yang menyusu, sangat sedikit
di kalangan mereka yang datang haid terutamanya di awal masa menyusu.

Berdasarkan hari dan tanggal , menstruasi atau haid mengandung makna tersendiri yang dapat dijadikan wacana untuk mengetahui sesuatu hal yang mungkin dianggap perlu.

BERIKUT INI MAKNA MENSTRUASI ATAU HAID BERDASARKAN HARI
  • Jika haid pada hari Minggu
  • bermakna akan berjumpa dengan kenalan lama.
  • Jika haid datang pada hari Senin
  • bermakna akan mendapat keuntungan dengan segera
  • Jika haid datang pada hari Selasa
  • bermakna akan bersuka cita dalam beberapa hari
  • Jika haid datang pada hari Rabu
  • bermakna akan bertengkar dengan seseorang
  • Jika haid datang pada hari Kami
  • bermakna akan mendapat musibah dan berduka cita
  • Jika haid datang pada hari Jumat
  • bermakna akan mendapat kesenangan
  • Jika haid datang pada hari Sabtu
  • bermakna akan mendapat kejadian yang mengejutkan
BERDASARKAN TANGGAL
  1. Bermakna akan Akan memperoleh kebahagian
  2. Bermakna akan bersedih dan merasa dikecewakan
  3. Bermakna akan ada pertengkaran/perselisihan
  4. Bermakna akan mendapat rezeki
  5. Bermakna akan bersedih hati
  6. Bermakna akan menerima kabar dari jauh
  7. Bermakna akan mendapat hadiah
  8. 8: Bermakna akan mendapat undangan
  9. Bermakna akan terhindar dari kesedihan.
  10. Bermakna akan menerima surat dari orang yang disayang
  11. Bermakna akan mendapat kesenangan
  12. Bermakna akan bersedih
  13. Bermakna akan terlepas dari beban yang mengganjal
  14. Bermakna akan mendapat undangan
  15. Bermakna akan mendapat kabar yang tak terduga
  16. Bermakna akan mendapat bahaya
  17. Bermakna akan pujian
  18. Bermakna akan mendapat halangan/rintangan
  19. Bermakna akan difitnah orang
  20. Bermakna akan ada permusuhan
  21. Bermakna akan ada kerusuhan
  22. Bermakna akan mendapat kesenangan
  23. Bermakna akan mendapat malu
  24. Bermakna akan mendapat keuntungan
  25. Bermakna akan mendapat rezeki
  26. Bermakna akan mendapat pujian
  27. Bermakna akan lega hati
  28. Bermakna akan mendapat kesedihan
  29. Bermakna akan berdarmawisata
  30. Bermakna akan mendapat kebahagiaan
  31. Bermakna akan mendapat kabar gembira

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARAH MATA ANGIN MENCARI SANDANG PANGAN LEWAT HITUNGAN HARI PASARAN

ARAH MATA ANGIN Tentunya bagi seorang nelayan mengarungi Samudera dan seorang pengelana ditengah hutan belantara dalam perjalanan kemanapun diperlukan Kompas untuk mengetahui arah agar tidak tersesat sehingga cepat sampai tujuan. Berikut ini merupakan sebuah catatan yang di wariskan nenek moyang kita dalam sebuah perhitungan untuk suatu arah dan tujuan. DEFENISI SINGKAT HARI DAN PASARAN Dalam kita mencari Rezeki, baik itu rezeki sandang maupun rezeki pangan ada baiknya diperhitungkan dengan matang langkah dan arah tujuan, agar persentasi keberhasilannya lebih maksimal di setiap langkah kehidupan. Bukankah Tuhan juga memerintahkan kita untuk "Berfikir". Apabila kita memandang secara hakikat insan, rezeki termasuk di dalamnya sandang pangan, bahagia maupun celakanya seseorang itu sudah di tentukan oleh Allah SWT sejak azali. Dibuktikan dalam catatan sejarah sufi, biografi Syekh Abdul Qodir  Zailani merupakan salah satu manusia yang jadi Wali Kutub apabila ingin mengetahui s...

RITUAL JADI CALON PEMIMPIN

Wirid Mencalon Kepala Daerah / Kepala Desa / Pemimpin  Sebagaimana diketahui bahwa untuk menjadi seorang pemimpin, pimpinan apa saja dalam lingkup kecil maupun besar adalah kelak bertanggung jawab di hadapan Allah SWT. Dan sangat besar beban yang harus emban seorang pemimpin untuk dilaksanakan berupa amanat-amanat nya. Namun demikian, banyak sekali diantara kita yang ingin menjadi pemimpin. Baik itu sebagai Kepala Desa, Kepala Daerah, Wakil Rakyat, Ketua RT, Ketua RW, Pemimpin Perusahaan, Pemimpin didalam suatu Organisasi. Apabila berambisi ingin jadi pemimpin seperti kami sebutkan tadi, maka berusahalah sekuat tenaga berupa moril, materil, secara lahiriyah, maka juga kita perlu berusaha secara bathiniyah. Karena tidak sedikit rival-rival/saingan-saingan kita yang ingin mencalonkan diri sebagai pimpinan. Usah-usaha bathiniyah banyak sekali ragamnya tergantung kepercayaan kita dalam mengamalkan amalan atau wirid-wirid tersebut. Amalan-amalan bathiniyah atau wirid-wirids yang kami ma...

KEBAL TERHADAP SIHIR, TENUNG DAN GUNA-GUNA

Masalah sihir, tenung dan guna-guna itu adalah masalah barang ghaib, yakni perbuatan jahat yang direncanakan atau akan ditimpakan oleh orang-orang yang jahat atau orang-orang yang tidak beriman terhadap orang-orang yang dibencinya atau terhadap orang yang dianggap menjadi saingan beratnya dalam bidang bisnis, perjodohan, pekerjaan, karir, dan sebagainya. Agar kita tidak mempan (kebal) terhadap kiriman santet, sihir, santau, guna-guna dan sebagainya, maka lakukanlah amalan-amaan seperti berikut ini: 1. Bacalah tujuh (7) ayat di atas pada pagi dan sore hari dengan khusu' lagi pula dengan memperhatikan artinya (isi yang terkandung di dalamnya). 2. Masing-masing ayat tersebut cukup dibaca sekali saja.  Dengan demikian, Insya Allah Dzat Yang Maha Kuasa dari segala Makhluknya , Maha Tahu, Maha Kuat, Maha Melindungi (Allah SWT) melindungi diri kita dari bahaya Sihir, Tenung, Santau, Santet, Guna-guna dan sebagainya. Amalan ini Dari Di Ijazahkan Ustadz Maftuh Ahnan dan Ustadz Asyhari ...