Langsung ke konten utama

ILMU PETUNANG NABI DAUD

Ingin memiliki ilmu petunang bukan mudah, harus melalui ritualisasi dengan puasa 3 (tiga) hari seperti puasa dibulan ramadhan. dimulai pada hari lahir atau hari jum'at awal tanggal hijriyah, dan hari terkahir malamnya tidak tidur semalaman.

Disamping melaksanakan puasa diharuskan setelah tamat puasa untuk berlaku sabar. Adapun niat puasanya yaitu puasa memohon agar mendapat keberkatan suara seperti nabi daud.

Ilmu ini memiliki tuah sangat luar biasa, siapa saja yang mendengar suara sipemilik ilmu akan patuh dan tertarik, juga dapat menghentikan angin ribut. Paling cocok kalau dipakai ketika akan bernyanyi, sebab siapa saja yang mendengar suara nyanyiannya akan terpukau dan terpesona.

Menggunakan ilmu petunang kalau ditujukan pada seseorang setelah mengenai sasaran diharuskan dinikahi, dan tidak boleh dipermainkan sebab akan mendapat mudarat dan hanya Allah yang dapat menolong dengan jalan taubat.


inilah rupa ilmu petunang nabi daud:

Bismillahhirrohmanirrohim

Sapati kumbang bandangung-dangung

Dangukan pulo suaraku

Sapati bayi laparkan susu

Tangihkan hati si…(sebut nama yang di tuju)…

Ketiko mandanga suaraku

Hilang raso, hilang sukmo

Tunduak hati, tunduak kasih si…(sebut nama yang di tuju)…

Berkek aku memaki liler pitunang suara Nabi Daud

Ooooo—(serukan suara panjang seperti memanggil)…simangat…..3x

Datang dan rindukan wajahku

Hadir…hadir…hadir…(sebut nama yang dituju)….



dibaca sebanyak ganjil

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARAH MATA ANGIN MENCARI SANDANG PANGAN LEWAT HITUNGAN HARI PASARAN

ARAH MATA ANGIN Tentunya bagi seorang nelayan mengarungi Samudera dan seorang pengelana ditengah hutan belantara dalam perjalanan kemanapun diperlukan Kompas untuk mengetahui arah agar tidak tersesat sehingga cepat sampai tujuan. Berikut ini merupakan sebuah catatan yang di wariskan nenek moyang kita dalam sebuah perhitungan untuk suatu arah dan tujuan. DEFENISI SINGKAT HARI DAN PASARAN Dalam kita mencari Rezeki, baik itu rezeki sandang maupun rezeki pangan ada baiknya diperhitungkan dengan matang langkah dan arah tujuan, agar persentasi keberhasilannya lebih maksimal di setiap langkah kehidupan. Bukankah Tuhan juga memerintahkan kita untuk "Berfikir". Apabila kita memandang secara hakikat insan, rezeki termasuk di dalamnya sandang pangan, bahagia maupun celakanya seseorang itu sudah di tentukan oleh Allah SWT sejak azali. Dibuktikan dalam catatan sejarah sufi, biografi Syekh Abdul Qodir  Zailani merupakan salah satu manusia yang jadi Wali Kutub apabila ingin mengetahui s...

RITUAL JADI CALON PEMIMPIN

Wirid Mencalon Kepala Daerah / Kepala Desa / Pemimpin  Sebagaimana diketahui bahwa untuk menjadi seorang pemimpin, pimpinan apa saja dalam lingkup kecil maupun besar adalah kelak bertanggung jawab di hadapan Allah SWT. Dan sangat besar beban yang harus emban seorang pemimpin untuk dilaksanakan berupa amanat-amanat nya. Namun demikian, banyak sekali diantara kita yang ingin menjadi pemimpin. Baik itu sebagai Kepala Desa, Kepala Daerah, Wakil Rakyat, Ketua RT, Ketua RW, Pemimpin Perusahaan, Pemimpin didalam suatu Organisasi. Apabila berambisi ingin jadi pemimpin seperti kami sebutkan tadi, maka berusahalah sekuat tenaga berupa moril, materil, secara lahiriyah, maka juga kita perlu berusaha secara bathiniyah. Karena tidak sedikit rival-rival/saingan-saingan kita yang ingin mencalonkan diri sebagai pimpinan. Usah-usaha bathiniyah banyak sekali ragamnya tergantung kepercayaan kita dalam mengamalkan amalan atau wirid-wirid tersebut. Amalan-amalan bathiniyah atau wirid-wirids yang kami ma...

KEBAL TERHADAP SIHIR, TENUNG DAN GUNA-GUNA

Masalah sihir, tenung dan guna-guna itu adalah masalah barang ghaib, yakni perbuatan jahat yang direncanakan atau akan ditimpakan oleh orang-orang yang jahat atau orang-orang yang tidak beriman terhadap orang-orang yang dibencinya atau terhadap orang yang dianggap menjadi saingan beratnya dalam bidang bisnis, perjodohan, pekerjaan, karir, dan sebagainya. Agar kita tidak mempan (kebal) terhadap kiriman santet, sihir, santau, guna-guna dan sebagainya, maka lakukanlah amalan-amaan seperti berikut ini: 1. Bacalah tujuh (7) ayat di atas pada pagi dan sore hari dengan khusu' lagi pula dengan memperhatikan artinya (isi yang terkandung di dalamnya). 2. Masing-masing ayat tersebut cukup dibaca sekali saja.  Dengan demikian, Insya Allah Dzat Yang Maha Kuasa dari segala Makhluknya , Maha Tahu, Maha Kuat, Maha Melindungi (Allah SWT) melindungi diri kita dari bahaya Sihir, Tenung, Santau, Santet, Guna-guna dan sebagainya. Amalan ini Dari Di Ijazahkan Ustadz Maftuh Ahnan dan Ustadz Asyhari ...